Tips Agar HP Android Tidak Cepat Rusak

Dulu ponsel pintar atau biasa disebut dengan smartphone merupakan barang mewah. Tetapi hal tersebut kini telah berubah menjadi suatu barang yang wajib dimiliki. Makanya jangan heran kalau setiap orang yang kamu temui di jalan pasti punya yang namanya ponsel pintar. Umumnya sistem operasi ponsel pintar itu ada dua yaitu android dan juga iOS. Hanya saja yang paling banyak digunakan adalah sistem android.

Nah, di dalam artikel berikut saya ingin membagikan beberapa tips agar hp yang kamu gunakan itu tidak cepat rusak. Tips ini sebenarnya berlaku untuk semua jenis ponsel yang memiliki layar sentuh. Rata-rata umur hp android itu sekitar 2 sampai 3 tahun. Tetapi ada juga yang lebih dari itu seperti ponsel yang saya gunakan sampai sekarang. Dimana hp android satu ini sudah bertahan sekitar 4 tahunan lebih.

Yang kala itu sistem operasi yang ada masih jelly bean (4.4.2) dimana sekarang sistemnya sudah sampai android 10. Setiap barang elektronik sebenarnya memiliki masa penggunaan itu sendiri. Jadi tidak heran kalau semakin lama barang tersebut akan semakin cepat mudah rusak. Hanya saja beberapa barang itu kalau bisa kita jaga sampai awet bertahun-tahun. Contohnya adalah hp android yang bias akita gunakan.

Apalagi ponsel semacam ini merupakan hal penting dan tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari. Soalnya banyak sekali manfaat dan fungsi yang bisa kita dapat dengan menggunakan ponsel pintar. Contohnya untuk berkirim pesan, mengambil foto ataupun melakukan video call melalu internet. Kamu tidak mau kan kalau hp yang kamu pakai itu rusak dalam kurun waktu satu tahun? Makanya dari itu yuk simak tips dari saya berikut ini.

Gunakan Hard Case Atau Soft Case

Kamu sadar tidak sih kalau rata-rata hp yang rusak itu karena terjatuh? Kalau tidak percaya coba deh kamu ingat-ingat kembali. Penah tidak sih kamu menjatuhkan hp kamu? Saya yakin pasti kita pernah secara tidak sengaja menjatuhkannya. Entah itu apakah hp tersebut setelah terjauth masih normal ataupun ada yang rusak seperti layar retak tetapi masih bisa dipakai atau malah mati total.

Nah, untuk menanggulangi masalah tersebut ada baiknya belikan hp kamu itu soft case atau hard case. Dan sebelum membeli salah satunya pastikan soft case atau hard case itu tidak licin supaya hp kamu tidak mudah terjatuh ketika dipegang. Soalnya ada beberapa pelindung yang terbuat dari bahan licin dimana hal ini malah membuat hp kita mudah terjatuh.

Hal ini pernah saya alami kok, malahan beberapa kali terjatuh karena soft case yang licin. Oleh karena itu pastikan sebelum membeli apakah soft case atau hard case tersebut enak dan nyaman digunakan? Selain itu apakah permukaannya itu licin atau tidak? Untuk mengetahuinya kamu bisa memegangnya secara langsung dan memperkirakan sendiri. Nah, yang jadi pertanyaan apakah soft case atau hard case ini akan membantu?

Menurut saya pribadi sangat membantu karena bisa dibilang hp saya bisa selamat meski sudah jatuh beberapa kali berkat adanya soft case atau hard case ini. Yang perlu kamu tahu adalah kalau pelindung di hp android itu ada 2 tipe yaitu hard case dan juga soft case. Bedanya apa? Sesuai dengan namanya kalau hard case itu casingnya itu susah digerakkan atau tidak lentur.

Sedangkan kalau soft case itu lentur banget sama seperti karet. Mana yang lebih baik diantara kedua pelindung tersebut? Soal ini sebenarnya masalah preferensi masing-masing. Karena tujuan pelindung ini untuk menyerap dampak benturan ketika hp terjatuh dengan tidak sengaja. Selain itu keberadaan pelindung hp android ini juga berfungsi untuk membuat hp pada posisi tempatnya.

Seperti kalau hp android kita bukan tipe betarai tanam kan biasanya kalau terjatuh bakalan terlepas dan berserakan dimana-mana. Nah, fungsi soft case dan hard case adalah seperti itu. Yaitu kalau jatuh baterai tersebut tidak akan berserakan dan menjaganya supaya di tempat aslinya. Yah, walaupun ada beberapa kasus meski sudah menggunakan pelindung hp masih saja tetap rusak.

Maka dari itu hal lain yang tidak kalah penting ialah kehati-hatian kita dalam menggunakan ponsel tersebut. Apalagi hp sekarang itu memiliki dimensi yang tipis dan hampir semuanya terbuat dari kaca. Jadi salah jatuh sedikit saja sudah bisa membuat hp kita menjadi mati total dan tidak bisa dinyalakan kembali. Tentu kalau sudah bergini mau tidak mau kita harus pergi ke tukang servis.

Jangan Biarkan Baterai Habis

Hal terpenting untuk menjaga hp android agar awet ialah jangan biarkan baterai tersebut habis sampai 0%. Terutama ketika dalam kondisi digunakan. Karena hal semacam ini akan membuat hp kita menjadi ‘terkejut’ belum lagi kalau baterai kita itu tanam. Dimana di beberapa kejadian terkadang perlu waktu yang lama saat melakukan charging terhadap baterai hp kita.

Terutama saat dipakai dalam kondisi habis sampai 0%. Hal ini sering terjadi kok, dan saya sendiri pernah mengalaminya. Meski menunggu berjam-jam tetapi waktu dicharing juga nilai persenan baterai tersebut tidak juga naik. Akhirnya saya coba ganti charger tersebut dan mencoba untuk menunggunya lagi sampai nilainya menjadi naik. Untungnya setelah beberapa saat baterai sudah normal kembali dan ketika di charge tidak stuck di angka 0%.

Saya termasuk orang yang beruntung karena memang ada yang tidak bisa di charge sama sekali dan baterai hp tersebut stuck di 0%. Jika seperti ini kita harus ke servis lagi dan mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Bisa jadi kita harus melakukan pergantian baterai di hp android tersebut atau malah ada komponen yang rusak. Makanya dari awal ada baiknya kita menjaga supaya hal semacam ini tidak terjadi.

Jangan Main Game Sambil Charging

Mungkin peringatan ini sudah sering kamu dengar karena memang banyak orang yang melakukan hal ini. Soalnya main game sambil charging itu tidak baik bagi hp android tersebut. Yang paling parah adalah kalau hp itu menjadi panas ketika digunakan untuk bermain game. Hal ini mengindikasikan kalau kinerja hp tersebut cukup berat belum lagi nanti diperparah sambil bermain game.

Jelas saja tinggal menunggu waktu sampai hp tersebut rusak. Entah itu baterainya atau hhp itu sendiri. Meski tidak rusak kemungkinan lainnya sih bisa saja hp menjadi lemot dan sebagainya. Yang jelas ketika baterai habis silahkan hentikan game tersebut dan charge hp kamu sampai penuh dan mainkan kembali. Selain itu tips lain lagi yang tidak boleh kamu lewatkan ialah kalau baterai lemah jangan digunakan main game sampai habis.

Hal semacam ini kemungkinan bisa membuat baterai hp menjadi cepat rusak atau menggelembung. Soalnya hal ini sudah pernah dialami oleh kakak saya. Keseringan main game sampai hp tersebut kehabisan baterai. Dimana ujung-ujungnya dia harus pergi ke tukang servis untuk melakukan pergantian baterai yang tidak murah. Karena harus bayar servis dan juga beli baterai tersebut.

Hp android akan awet dan tidak mudah rusak selama kita menggunakannya dalam kondisi normal. Soalnya pihak produsen sendiri sudah melakukan berbagai macam test terhadap hp tersebut supaya bisa bertahan di kondisi tertentu. Makanya terkadang kamu menemukan beberapa orang yang memiliki hp sama selama beberapa tahun. Semoga tips dan hal yang saya sampaikan diatas bisa membantu kamu untuk membuat hp android yang kamu miliki menjadi awet dan bertahan lama.