Tips Cara Merawat Laptop Supaya Awet Dan Bertahan Lama

Bagi seorang mahasiswa memiliki laptop adalah sesuatu hal yang wajib. Apalagi laptop sendiri memiliki banyak fungsi seperti untuk mengerjakan tugas, melakukan editing foto atau video bahkan juga bisa digunakan untuk bermain game. Dengan adanya laptop pekerjaan yang membutuhkan akses komputer akan bisa dikerjakan dengan mudah. Belum lagi laptop sendiri punya beberapa jenis menurut kegunaannya.

Ada laptop yang khusus digunakan untuk bermain game karena memiliki spesifikasi yang bagus. Atau laptop dengan spesifikasi standar tetapi baterainya tahan lama. Biasanya laptop semacam ini digunakan oleh mereka para pekerja kantoran karena bisa dibawa kemana saja. Selain itu ada laptop yang multifungsi dan bisa digunakan untuk berbagai macam hal.

Belum lagi harga laptop sendiri pun sangat bervariasi, yang paling murah adalah sekitar 2 jutaan dan yang paling mahal bisa sampai puluhan juta. Terutama laptop yang dibuat dan ditujukan untuk bermain game berat. Apapun jenis laptop yang kamu miliki. Entah itu baru atau sudah lama, di dalam tulisan ini saya akan membahas tentang beberapa tips merawat laptop agar awet.

Setidaknya laptop kamu tersebut bisa bertahan lama sampai bertahun-tahun. Mengingat kita sendiri terkadang teledor dan melakukan hal sepela yang bisa membuat laptop kita menjadi rusak dan tidak berfungsi. Pasti kamu tidak mau kan mengalami hal seperti itu? Kalau begitu mari yuk disimak beberapa tips dari saya tentang merawat laptop yang benar. Kalau begitu langsung saja yuk!!

Jauhkan Dari Benda Cair

Hal yang wajib banget kamu ingat ialah jauhkan laptop dari benda cair apapun itu. Meski terasa sepele hal ini akan bisa menyelamatkan masa hidup laptop yang kamu miliki. Soalnya tidak sedikit laptop yang rusak karena liquid damage hanya karena kita sendiri sering teledor. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah jangan makan atau minum di dekat laptop.

Atau jangan meletakkan benda cair di dekat laptop seperti segelas minuman atau sebotol air. Karena kita tidak akan pernah tahu kapan minuman atau makanan tersebut akan tumpah di depan laptop kamu. Kamu baru akan menyesal kalau hal ini sudah pernah terjadi. Ini adalah aturan pertama dari semua barang elektronik untuk menjauhkan segala bentuk benda cair di dekatnya.

Tentu saja kita lebih baik mencegah daripada memperbaiki apalagi kalau laptop kita sudah terkena sebuah cairan baik itu air putih biasa ataupun minuman manis yang lain. Hal ini sudah sangat cukup sekali untuk membuat laptop kamu tidak bisa menyala lagi. Kenapa? Karena benda cair seperti air ini akan sangat korosif terhadap komponen yang ada di laptop.

Nah, lalu bagaimana ketika kamu tidak sengaja menumpahkan minuman ke laptop kamu? Satu hal yang wajib dan segera kamu lakukan adalah memutuskan aliran yang tersambung ke laptop kamu. Yaitu charger dan juga baterai, bila baterai kamu bukan tipe tanam segera cabut. Setelah itu kamu harus membuka laptop kamu tersebut untuk membersihkan bekas cairan yang masuk ke dalam laptop.

Apakah harus dibuka? Tergantung sih kalau kamu merasa tidak ada air yang masuk yaa tidak perlu. Tetapi kalau kurang yakin ada baiknya segera buka laptop tersebut. Soalnya satu tetes cairan dari air sudah bisa merusak sebuah komponen dan menimbulkan korosif. Setelah kamu melakukan langkah pertama yaitu mencabut baterai dan mencabut charger laptop kamu maka selanjutnya ialah menunggu sampai kering.

Kalau cairan yang masuk ada banyak kita tidak bisa mendiamkannya dan menunggunya sampai kering tetapi harus dibersihkan dan dikeringkans ecara manual. Caranya yaa membuka laptop dan mencari dimana bekas yang terkena cairan tadi. Silahkan bersihkan cairan tersebut sampai tidak ada noda seperti noda korosif yang berwarna kehijauan. Selain itu pastikan juga tidak ada komponen yang terkena dampak.

Silahkan bersihkan semua sampai kering dan tidak ada noda yang tertinggal. Setelah itu pasang kembali laptop tersebut dan silahkan coba dinyalakan. Kalau kamu beruntung maka laptop kamu bakalan bisa menyala kembali. tetapi kalau tidak berarti ada komponen yang rusak dan harus segera diganti. Kalau sudah begini berarti kamu harus membawanya ke servis center terdekat.

Makanya di awal saya bilang lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Soalnya cara yang saya sebutkan diatas itu cuma cara standar untuk mengatasi liquid damage yang bisa dilakukan oleh semua orang. Oleh karena itu kita harus lebih berhati-hati soal ini supaya kamu tidak pernah mengalaminya. Atau kalau sudah pernah maka jangan sampai kejadian tersebut terulang lagi.

Jangan Gunakan Laptop Sampai Baterai Habis

Tepatnya jangan sampai kamu menggunakan laptop sampai mati total alias baterai menjadi 0%. Meski umumnya sebuah laptop pasti ada pemberitahuan ketika baterai lemah tetapi terkadang pemberitahuan ini tidak muncul. Sehingga membuat kita lupa dan tidak memperhatikan jumlah baterai yang kita miliki. Maka dari itu untuk meminimalisir hal ini ada baiknya gunakan laptop ketika charger sudah terhubung.

Setidaknya setiap kali ingin menggunakan laptop tersebut pastikan kalau baterai kamu ada banyak. Setidaknya diatas 50% apalagi kalau kamu berencana menggunakan laptop itu dalam jangka waktu yang lama. Sebenarnya baterai laptop itu cukup awet kalau digunakan untuk melakukan hal biasa seperti mengetik dokumen. Tetapi baterai akan semakin boros bila digunakan untuk melakukan hal berat contohnya adalah bermain game.

Saya sendiri terpaksa harus berganti baterai karena sempat beberapa kali membuat laptop saya mati total. Padahal di pengaturan sudah saya buat ada pemberitahuan bila baterai mencapai 20%. Tetapi karena pemberitahuan tidak muncul maka laptop tersebut saya gunakan sampai baterainya habis. Karena hal itu setelah laptop saya hidupkan ternyata laptop saya tersebut tidak mau charging sama sekali.

Atau ketika di charging kapasitas tidak bertambah. Akhirnya saya pun harus beli baterai laptop seharga 200 ribuan dan melakukan pergantian sendiri. Soalnya saya pun tidak ingin keluar uang lagi hanya untuk berganti baterai. Meski awalnya takut tetapi saya pun memberanikan diri karena waktu itu saya tidak punya uang untuk sekedar pergi ke tempat servis.

Mengingat baterai laptop saya sendiri adalah tipe tanam yang mengharuskan untuk membuka casing bawah lebih dulu. Nah, buat yang baterainya rusak dan perlu diganti ada baiknya silahkan pergi ke servis center untuk melakukan pergantian. Supaya untuk menghindari hal yang tidak di inginkan. Untuk harganya sendiri saya kurang tahu tetapi alangkah baiknya kamu membawa baterai terbaru ketika pergi ke servis center.

Kenapa? Soalnya biasanya harga baterai disana sedikit lebih mahal dari biasanya. Lebih baik kamu cari baterai sendiri dengan harga murah. Soalnya menurut saya baterai laptop selama cocok itu sama saja karena berasal dari 1 pabrik yang sama. Selama baterai tersebut tidak bekas sih tidak masalah kok. Tetapi kalau kamu lebih memilih dan percaya dengan baterai dari servis resmi sih juga tidak apa-apa.

Selalu Gunakan Cooling Fan

Tahu tidak sih kalau cooling fan di bawah laptop itu sangat berguna sekali? Selain untuk membuang hawa panas juga supaya debu tidak mudah masuk. Harga dari cooling fan sendiri ada bermacam-macam, mulai dari yang murah sampai yang mahal. Kalau ingin beli cooling fan pastikan kegunaan dari laptop kamu tadi. Seperti kalau laptopnya sering digunakan untuk bermain game ada baiknya beli cooling fan yang berkualitas.

Tetapi kalau untuk penggunaan standar yang biasa saja kayak mengerjakan tugas. Cooling fan yang murah pun tidak jadi masalah. Yang jelas selalu gunakan cooling fan saat menghidupkan laptop. Selain itu jangan hidupkan laptop di tempat tidur yang empuk tanpa bantalan cooling fan sama sekali. Kenapa? Soalnya hal ini nanti bisa saja berakibat buruk terhadap laptop kamu.

Karena hawa panas tidak bisa keluar dengan mudah. Apalagi kalau laptop tersebut digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama. Saya sendiri selalu menggunakan cooling fan meski tidak saya colokkan. Karena cooling fan baru saya gunakan ketika untuk melakukan sesuatu yang berat seperti bermain game online ataupun game apa saja. Yang jelas untuk mengetahui apakah laptop kamu butuh cooling fan atau tidak silahkan dengar suara laptopnya.

Biasanya kalau laptop itu melakukan kinerja yang berat maka putaran kipas yang ada di laptop pun juga akan semakin cepat dan bisa kita dengar. Atau kita juga bisa mengetahuinya dengan cara menyentuh laptop tersebut. Apakah panas atau tidak, kalau panas berarti laptopnya butuh cooling fan.

Jangan Terlalu Sering Digunakan Bermain Game

Ini adalah salah satu tips terutama buat kamu yang suka sekali bermain game. Kalau laptop kamu bukan laptop gaming, maka saya sarankan untuk tidak terlalu sering menggunakannya untuk bermain game. Soalnya biasanya ketika laptop digunakan bermain game maka laptop tersebut akan menjadi panas. Walau hal ini tergantung dari game apa yang sedang kita mainkan.

Kalau panas berarti kinerja laptop tersebut menjadi berat dan jika hal ini terus dilakukan berulang kali bukan tidak mungkin suatu saat laptop tersebut menjadi overheating dan rusak. Makanya kalau main game jangan lama-lama atau kalau memang niat main yang lama. Ada baiknya gunakan cooling fan yang bagus untuk bisa menurunkan suhu panas dari laptop tersebut.

Selalu Sediakan Plastik Ketika Keluar

Meski sedang musim panas ada baiknya kamu selalu menyediakan plastik kresek ketika membawa laptop keluar. Hal ini untuk meminimalisir kejadian tak terduga. Pastikan juga plastik ukurannya lebih besar dari laptop kamu. Selain itu jangan cuma bawa 1 plastik doang, silahkan bawa 3. Gunakan semua plastik tersebut ketika dibutuhkan, caranya adalah masukkan laptop ke dalam plastik lalu ikat bagian atas.

Setelah itu balik bagian atas yang terikat tadi menjadi kebawah. Lalu masukkan plastik lagi dan ulangi langkah diatas tadi sekali lagi. Hal ini dilakukan supaya air tidak bisa masuk ke dalam laptop kamu. Soalnya saya pernah cuma memggunakan plastik dua lapis terus ada sedikit air yang masuk. Kalau kamu naik sepeda motor dan menggunakan tas punggung sebenarnya dua plastik sih tidak masalah.

Soalnya bagian belakang itu sedikit terkena air hujan ketika berkendara. Tetapi untuk lebih amannya gunakan 3 plastik agar air tidak bisa masuk sama sekali. Soalnya seperti yang sudah saya bilang sebelumnya sedikit air saja yang masuk ke dalam komponen di dalam laptop sudah cukup untuk membuat laptop tidak bisa berfungsi. Jadi silahkan berhati-hatilah.

Nah itulah dia tips merawat laptop dari saya, meski ada beberapa tips yang lain khusus untuk laptop baru. Namun saya rasa tips tersebut sudah sangat cukup kok untuk menjaga laptop kita agar tetap awet. Kalau kamu memiliki tips yang lain jangan lupa untuk menyampaikannya melalui kolom komentar. Jika begitu saya akhiri tulisan saya kali ini dan saya ucapkan semoga terbantu.